Skip to content

Waspadai dampak kelebihan asupan gula terhadap kesehatan si kecil

Written by

kopawdkp

Kelebihan asupan gula dapat memiliki dampak yang serius terhadap kesehatan si kecil. Gula merupakan zat yang terdapat dalam makanan dan minuman yang sering dikonsumsi oleh anak-anak. Namun, jika asupan gula melebihi batas yang dianjurkan, hal ini dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan.

Salah satu dampak dari kelebihan asupan gula adalah risiko obesitas. Gula yang dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan dapat menyebabkan penumpukan lemak dalam tubuh, yang pada akhirnya dapat menyebabkan obesitas pada si kecil. Obesitas sendiri merupakan faktor risiko untuk berbagai penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi.

Selain itu, kelebihan asupan gula juga dapat menyebabkan kerusakan pada gigi. Bakteri dalam mulut menggunakan gula sebagai sumber energi untuk berkembang biak dan menghasilkan asam yang merusak lapisan email gigi. Akibatnya, si kecil dapat mengalami kerusakan gigi dan infeksi pada mulut.

Selain itu, kelebihan asupan gula juga dapat menyebabkan gangguan metabolisme dan meningkatkan risiko terkena penyakit kardiovaskular. Gula yang dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah dan meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2.

Untuk itu, penting bagi para orangtua untuk waspada terhadap asupan gula pada si kecil. Hindari memberikan makanan dan minuman yang mengandung gula berlebihan, seperti permen, minuman bersoda, dan makanan cepat saji. Sebagai gantinya, berikanlah makanan yang sehat dan bergizi seperti buah-buahan, sayuran, dan protein.

Dengan mengontrol asupan gula pada si kecil, kita dapat menjaga kesehatan mereka dan mencegah berbagai masalah kesehatan yang disebabkan oleh kelebihan asupan gula. Jadi, mari bersama-sama menjaga pola makan yang sehat untuk kesehatan si kecil.

Previous article

Srikandi Berkarya beri inspirasi untuk berkarya lewat Abnon Jakarta

Next article

Kejuaraan barista dunia jadi momen mengerek profit dari pariwisata