Skip to content

FESTARA pamerkan beragam produk tas dari berbagai daerah

Written by

kopawdkp

FESTARA (Festival Tas Indonesia) kembali digelar untuk memamerkan beragam produk tas dari berbagai daerah di Indonesia. Acara ini diselenggarakan di Jakarta Convention Center pada tanggal 15-17 Agustus 2021.

FESTARA merupakan acara tahunan yang bertujuan untuk mempromosikan produk tas lokal dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam acara ini, para pengrajin tas dari seluruh Indonesia berkumpul untuk memamerkan karya-karya terbaik mereka kepada para pengunjung.

Berbagai macam jenis tas bisa ditemui di FESTARA, mulai dari tas tradisional hingga tas modern. Para pengrajin tas dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua turut serta dalam acara ini untuk memamerkan keunikan dan keindahan tas-tas buatannya.

Tas-tas yang dipamerkan di FESTARA bukan hanya sekadar produk fashion, tapi juga merupakan cermin dari kekayaan budaya dan keragaman Indonesia. Setiap tas memiliki desain dan motif yang khas dari daerah asalnya, sehingga memberikan nilai tambah bagi para pengrajin tas lokal.

Selain memamerkan produk tas, FESTARA juga mengadakan berbagai kegiatan menarik seperti workshop pembuatan tas, talkshow dengan para desainer tas ternama, dan fashion show untuk memperkenalkan produk tas terbaru dari para pengrajin lokal.

Dengan adanya FESTARA, diharapkan masyarakat semakin menghargai produk lokal dan mendukung perkembangan industri kerajinan tas di Indonesia. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang untuk memperluas pasar bagi para pengrajin tas lokal agar dapat bersaing secara global.

Bagi para pecinta tas dan produk lokal, FESTARA merupakan acara yang wajib dikunjungi. Selain dapat memperoleh tas-tas unik dan berkualitas, pengunjung juga bisa ikut serta dalam memajukan industri kerajinan tas Indonesia. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk datang ke FESTARA dan dukung produk tas lokal Indonesia!

Previous article

Mencegah lansia depresi karena kesepian dengan komunikasi

Next article

Morazen Yogyakarta tawarkan pengalaman "slow living"